University of Technology Sydney Perluas Kolaborasi di Indonesia

University of Technology Sydney Perluas Kolaborasi di Indonesia

University of Technology Sydney Perluas Kolaborasi di Indonesia
University of Technology Sydney Perluas Kolaborasi di Indonesia

Universitas muda nomor satu di Australia – University of Technology Sydney (UTS)

dan jalur perguruan tinggi UTS Insearch – memperluas kolaborasi mereka di Indonesia serta menandatangani dua Memorandums of Understanding pada minggu ini.

Berbicara dalam acara Australian Department of Foreign Affairs and Trade‚Äôs Australia Indonesia Digital Forum (AIDF) di Jakarta. Profesor Anthony Burke, Dekan Kerjasama Internasional & Eksternal untuk UTS School of Architecture, University of Technology Sydney mengatakan, “Kami senang dapat berkolaborasi dengan Institut Teknologi Bandung (ITB) dalam mendukung prakarsa Kota Cerdas di Jakarta. Kami melihat banyak bidang untuk kepentingan bersama yang akan menguntungkan banyak orang bagi kedua negara dan juga di seluruh wilayah Asia Pasifik. Kami antusias dengan kesempatan untuk solusi perancangan yang baik, didukung oleh teknologi dan data, untuk melibatkan warga dalam memperbaiki lingkungan kota dan juga kota masa depan.”

Dengan PBB yang memprediksi bahwa dunia berkemungkinan memiliki 41 mega-kota

dengan 10 juta penduduk atau lebih pada tahun 2030, membangun Kota Cerdas yang berkelanjutan serta memenuhi kebutuhan warga sangatlah penting.

Setelah seminar dan workshop Role of Smart Citizenship in Smart Cities: Lessons Learned pada tahun lalu, UTS telah berkolaborasi dengan Prof Dr Ir Suhono Harso Supangkat dan perwakilan dari ITB. Kolaborasi ini berlanjut pada penandatanganan MOU antar universitas secara resmi.

“MOU ITB-UTS akan mendukung kami dalam mengembangkan sebuah kerangka kerja u

ntuk membantu banyak kota di Indonesia, Australia dan Asia Pasifik dalam menciptakan solusi Kota Cerdas, mendorong lebih banyak start-up, mempromosikan kehidupan perkotaan yang berkelanjutan, kesehatan dan kesejahteraan, yang melibatkan seluruh warga,” kata Profesor Suhono yang merupakan Ketua dari Institute for Innovation and Entrepreneurships Development dan Ketua dari Smart Indonesia Initiatives.

Memperluas pengajaran bahasa Inggris

MOU kedua yang ditandatangani pada minggu ini adalah untuk kesepakatan antara UTS Insearch dan Universitas Brawijaya (UB) untuk kolaborasi dalam program bahasa Inggris akademik di Jawa Timur.

“UTS Insearch memiliki pengalaman lebih dari 30 tahun dalam mengembangkan kurikulum bahasa Inggris dan pengajaran bahasa Inggris kepada para mahasiswa internasional,” kata Mariam Kartikatresni, Direktur, Indonesian Development, UTS Insearch.

 

Sumber :

https://gumroad.com/l/UnlimitedVCC

This article was written by ebagi