Seni Bangunan mesir

Seni Bangunan mesir

Dari peninggalan bangunan-bangunan yang masih bisa disaksikan sampai sekarang menunjukkan bahwa bangsa Mesir telah memiliki kemampuan yang menonjol di bidang matematika, geometri dan arsitektur. Peninggalan bangunan Mesir yang terkenal adalah piramida dan kuil yang erat kaitannya dengan kehidupan keagamaan. Piramida dibangun untuk tempat pemakaman Firaun.Arsitek terkenal pembuat piramida adalah Imhotep.Bangunan ini biasanya memiliki kamar bawah tanah, pekarangan dan kuil kecil di bagian luarnya. Tiang-tiang dan dindingnya dihiasi dengan hiasan yang indah.Di bagian dalam terdapat lorong-lorong, lubang angin dan ruang jenazah raja. Di depan piramida terdapat spinx yaitu patung singa berkepala manusia. Fungsi spinx adalah penjaga piramida. Piramida terbesar adalah makam raja Cheops, yang tingginya mencapai 137 meter di Gheza. Selain Cheops, di Gheza juga terdapat piramida Chefren dan Menkaure. Di Sakarah terdapat piramida firaun Joser. Selain piramida apakah ada tempat pemakaman yang lain di Mesir? Berdasarkan penggalian di daerah El Badari ditemukan pemakaman yang disebut Hockerbestattung (Hocker artinya jongkok dan bestattung artinya pemakaman) karena orang yang meninggal dimasukkan dengan cara didudukkan menjongkok. Ada pula pemakaman yang disebut mastaba untuk golongan bangsawan. Bangunan kedua adalah kuil yang berfungsi sebagai tempat pemujaan dewa-dewa. Kuil terbesar dan terindah adalah Kuil Karnak untuk pemujaan Dewa Amon Ra. Kuil Karnak panjangnya ±433 m (1300 kaki), tiang-tiangnya setinggi 23,5 m dengan diameter ±6,6 m (20 kaki). Tembok, tiang dan pintu gerbang dipenuhi dengan lukisan dan tulisan yang menceritakan pemerintahan raja.

Peninggalan

peninggalan bersejarah  bangsa mesir Kuno telah mengenal tulisan sejak 3300 SM. Tulisan itu berupa gambar (piktogram) yang dinamakan Hieroglif yang artinya tulisan suci. Imhotep, seorang imam agung, arsitek dan dokter semasa pemerintahan Fir’aun Sozer berhasil membuat sistem penanggalan. Berdasarkan penanggalan itu 1 tahun terdiri dari 365 hari. Peninggalan bangsa Mesir Kuno adalah sebagai berikut:
a. Piramida, yaitu bangunan raksasa dari batu yang digunakan sebagai makam raja-raja beserta keluarganya. Piramida pertama dibangun oleh Imhotep untuk makam Firaun Sozer. Piramida terbesar, yaitu yang dibangun oleh Khufu, mempunyai bidang alas seluas kira-kira 5,3 ha, dengan puncak setinggi kira-kira 137 m (sama dengan gedung modern bertingkat 40). Menurut perhitungan, piramida itu menggunakan 2.300.000 balok batu, yang beratnya masing-masing rata-rata 2,3 ton. Balok-balok itu dibentuk sedemikian cermatnya sehingga hanya berselisih beberapa milimeter.

b. Spink, yaitu bangunan raksasa dari batu berupa singa berkepala manusia (wajah Raja Mesir). Biasanya Spink dibangun di depan piramida sebagai penjaga.
c. Obeliks, yaitu bangunan batu berupa tugu. Maksud pembangunan Obeliks adalah untuk memuja Dewa Re.
d. Kuil, dibangun untuk memuja dewa tertentu. Kuil peninggalan Mesir Kuno antara lain Kuil Dewa di Heliopolis, Kuil Hatshepsut di Deir-el Bahari, Kuil Aten di Tel el Amarna, Kuil Dewa Amun di Karnak, dan Kuil di Madinet Habu. Peninggalan lainnya, yaitu: dalam bidang tekonologi, pengobatan, dan matematika, Mesir kuno telah mencapai standar yang relatif tinggi dan canggih pada masanya. Empirisme tradisional, sebagaimana dibuktikan oleh Papirus Edwin Smith dan Ebers (1600 SM), ditemukan oleh bangsa Mesir. Bangsa Mesir kuno juga diketahui menciptakan alfabet dan sistem desimal mereka sendiri.

Baca juga:

This article was written by ebagi