Pada masa Umayyah II di Spanyol membuat berbagai perubahan dalam kebijaksanaan

Persamaan dan Perbedaan Dinasti Bani Umayyah I dan II

Pada masa Umayyah I, latar belakang didirikan karena adanya perjanjian antara Mu’awiyah dengan Hasan. Pusat pemerintahan Islam yang sebelumnya ada di Madinah dipindahkan ke Damaskus. Bentuk pemerintahan yang mulanya Theo-demokratis menjadi Monarki (kerajaan) yang berbasis Islam. Puncak kejayaan masa Bani Umayyah I ini pada masa khalifah Umar bin Abdul Aziz.

Adapun kebijakan-kebijakan yang diberlakukan pada masa Umayyah I, sebagai berikut:

a. Pemisahan kekuasaan. Kekuasaan agama dan negara dibedakan. Agama diserahkan kepada ulama.
b. Pembagian wilayah terdapat 10 provinsi.
c. Bidang administrasi pemerintah. Ada 5 bagian sekretaris dengan tugas yang berbeda-beda dibawah pimpinan Amir (penguasa) di daerah.
d. Arabisasi.
Pada masa Umayyah II di Spanyol membuat berbagai perubahan dalam kebijaksanaan. Dijalankan pemerintahan yang masih sama sepert bangsa Romawi yaitu sifat sentralistik. Kekuasaan sepenuhnya berada di tangan raja. Sehingga terjadi perubahan organisasi politikyang menyebabkan ketidakstabilan pemerintahan. Sistem pemerintahan masih sama yaitu monarki.
Pendidikan Andalusia yang berasal dari banyak unsur seperti Arab, Barbar, Spanyol Yahudi dan Slavia, sehingga lebih maju dari masa Umayyah I. hal ini menjadikan sering terjadinya hubungan timbal balik dengan cendikiawan-cendikiawan di luar Eropa terkhusus Eropa. Pemerintahan juga memberikan kebebasan dalam beragama. Hal tersebut digunakan sebagai siasat agar tidak banyak terjadi gesekan dengan kerajaa-kerajaan kristen di Eropa.
Dalam bidang militer, dibentuk armada militer baru yaitu shaqalibah (pasukan yang dibeli sejak belia dari kriten dan dididik dengan tradisi Islam-Arab menjadi pasukan yang setia terhadap penguasa).


Sumber: https://ngegas.com/

This article was written by ebagi