Mengenal Tugas Poko Dari Akuntansi Sektor Publik

Akuntansi Sektor Publik atau Karakteristik Akuntansi Pemerintah adalah proses mengidentifikasi, mengukur, dan melaporkan transaksi ekonomi di lembaga pemerintah yang beroperasi dengan anggaran yang telah ditentukan. Lembaga sektor publik berada di bawah kendali pemerintah, sehingga mereka tidak dimaksudkan untuk mencari untung, tetapi akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat luas melalui layanan publik di bidang kesehatan, pendidikan, keamanan, dan sektor lainnya. Semua transaksi keuangan tercermin dalam bukti transaksi entitas yang melalui proses memasukkan data keuangan untuk menghasilkan hasil dalam bentuk laporan keuangan. Mengacu pada organisasi seperti perusahaan, lembaga pemerintah (pusat dan daerah).

Advertisements

Manfaat akuntansi sektor publik menghasilkan informasi keuangan bagi pengguna pemerintah eksternal. Menurut Halim dan Kusufi (2016), pengguna eksternal dapat menggunakan DPR. / DPRD, BPK, investor, kreditor, donor, analis ekonomi dan akademik, orang, LSM, pemerintah pusat (PEMDA) dan pemerintah daerah lainnya. Laporan keuangan, proses akuntansi melewati proses panjang untuk memastikan bahwa entri yang baik dan benar, proses pendaftaran dimulai dengan laporan yang akurat sehingga mereka dapat dipertanggungjawabkan. Akuntansi sektor publik harus sesuai dengan sistem dan prosedur di bidang akuntansi yang disebut sistem informasi atau fungsi sistem informasi akuntansi untuk mencapai tujuan akuntansi sektor publik. Karakteristik akuntansi keuangan daerah menjadi bagian dari karakteristik akuntansi pemerintah berdasarkan sifat akuntansi sektor publik.

Tugas Poko Dari Akuntansi Sektor Publik

Fungsi akuntansi sektor publik di bidang akuntansi sektor publik yang kami kutip dari guruakuntansi.co.id adalah sebagai berikut.

1. Jenis akuntansi ini memberikan informasi tentang cara mencapai efisiensi, efektivitas, dan ekonomi yang berorientasi pada manajemen.

2. Jenis akuntansi ini mencatat transaksi keuangan, menginformasikan kepada publik tentang hasil operasi, dan menggunakan dana publik yang bertanggung jawab. Ada dua jenis tanggung jawab publik, termasuk liabilitas dan liabilitas horisontal.

3. Lihat juga tanggung jawab

Akuntabilitas dana juga merupakan bentuk kewajiban superior terkait dengan pengelolaan dana. Misalnya, tanggung jawab unit manajemen resmi kepada pejabat pemerintah dan pemerintah daerah kepada pemerintah pusat.

4. Tanggung jawab horisontal

Liabilitas horizontal adalah bentuk tanggung jawab masyarakat terkait pengelolaan dana.

5. Fungsi utama dari akuntansi sektor publik adalah untuk menyiapkan laporan keuangan sebagai cara menerapkan akun publik sehingga publik dapat mempelajari dan memantau kegiatan pemerintah yang menggunakan dana publik dalam bentuk pajak, retribusi, dan lain-lain.

Itu. Dari sisi internal organisasi, laporan keuangan yang disajikan oleh akun sektor publik dapat menjadi alat untuk mengendalikan dan mengevaluasi kinerja manajerial organisasi pemerintah.

Itu. Dari luar organisasi, laporan keuangan sektor publik mengacu pada tanggung jawab dan pengambilan keputusan masyarakat.

6. Akuntansi sektor publik menyediakan informasi keuangan yang diperlukan untuk mengelola dana secara memadai, efisien, dan ekonomis untuk operasi dan alokasi sumber daya yang ditugaskan ke badan publik oleh publik.

Akuntansi sektor publik terkait erat dengan penerapan perlakuan akuntansi di sektor publik. Sektor publik memiliki cakupan akuntansi yang lebih luas dan lebih kompleks daripada sektor swasta. Luasnya sektor publik ditentukan tidak hanya oleh berbagai macam bentuk dan bentuk organisasi di dalamnya, tetapi juga oleh kompleksitas lingkungan yang mempengaruhi lembaga-lembaga publik ini. Organisasi sektor publik di Indonesia menggunakan dana publik seperti organisasi pemerintah pusat, organisasi pemerintah daerah, organisasi partai politik, LSM, organisasi yayasan, organisasi pendidikan dan kesehatan seperti pusat kesehatan, rumah sakit dan sekolah, dan tempat ibadah seperti masjid, gereja, kuil-kuil. , Kuil.

Baca juga: