Lingkar Perut Normal: Ukuran, Cara Menghitung, Risiko Penyakit

Lingkar Perut Normal: Ukuran, Cara Menghitung, Risiko Penyakit

Memiliki ukuran lingkar perut normal nampaknya jadi impian nyaris semua orang, tak kalau Anda termasuk keliru satunya. Selain penampilan—hal ini sifatnya subjektif—ukuran lingkar perut atau pinggang yang ideal acap kali jadi indikator bahwa tubuh kami dalam suasana sehat. Sebaliknya, ukuran lingkar perut yang tidak ideal dapat saja jadi menandakan tubuh tidak sehat dan rentan mengalami penyakit.

Lingkar Perut Normal Indikator Kesehatan Tubuh, Benarkah?
Ada banyak yang dapat dijadikan indikator sehat atau tidaknya tubuh Anda, keliru satunya lingkar perut. Idealnya, kami sebagai orang Asia punya lingkar perut 90 cm (pria) dan 80 cm (wanita) kalau menginginkan masuk ke dalam kategori lingkar perut normal dan sehat. Ukuran lingkar pinggang yang kurang atau lebih dari itu dapat dikatakan tidak ideal dan menandakan tersedia yang tidak ‘beres’ bersama dengan tubuh.

Seperti pada persoalan lingkar perut melebihi batas normal. Kondisi ini lazim kami kenal sebagai ‘perut buncit’. Dalam dunia medis, ‘perut buncit’ punya nama obesitas abdominal. Menumpuknya lemak di daerah perut pun jadi penyebab seseorang mengalami model obesitas yang satu ini, dan lemak yang dimaksud selanjutnya meliputi:

1. Lemak Visceral
Lemak visceral adalah model lemak yang lazim terdapat di daerah perut. Inilah yang sesudah itu menyebabkan lingkar perut jadi tidak normal dikarenakan melebihi batas ideal. Munculnya lemak visceral lebih disebabkan oleh respons terlalu berlebih tubuh pada stres.

Jika tidak langsung diatasi, lemak visceral akan jadi menumpuk dan dapat menaikkan risiko seseorang untuk mengalami persoalan kesehatan seperti peningkatan takaran gula darah dan termasuk tekanan darah.

Tak hanya itu, penumpukan lemak ini termasuk dapat mengancam sejumlah organ tubuh lainnya seperti jantung, hati (liver), dan pankreas.

2. Lemak Subkutan
Jenis lemak lainnya yang termasuk jadi penyebab ukuran lingkar perut tidak normal akibat melebihi batas ideal adalah lemak subkutan.

Lemak subkutan adalah model lemak yang umumnya terdapat di jaringan lemak yang tersedia pada bawah kulit. Selain di daerah perut, lemak ini termasuk menumpuk di sejumlah bagian tubuh lainnya seperti lengan, paha, dan bokong.

Dibandingkan bersama dengan lemak visceral, lemak subkutan punya dampak negatif pada kesehatan tubuh yang lebih kecil. Meskipun demikian, Anda termasuk tetap wajib berhati-hati dan sebaiknya lakukan beberapa langkah untuk kurangi penumpukan lemak selanjutnya di daerah perut.

Cara Mengukur Lingkar Perut Normal atau Abnormal
Bagaimana bersama dengan Anda? Apakah lingkar pinggang yang dimiliki termasuk kategori normal atau justru abnormal? Guna menegaskan perihal tersebut, tersedia sebagian langkah yang dapat Anda lakukan baik itu secara independen atau lewat metode klinis khusus.

Berikut adalah langkah mengukur lingkar pinggang yang wajib Anda ketahui!

1. Cara Mengukur Lingkar Perut Normal atau Abnormal secara Mandiri
Cara sadar apakah Anda punya lingkar perut normal atau tidak yang pertama adalah bersama dengan mengukurnya secara independen manfaatkan pita pengukur.

Langkah-langkahnya adalah sebagai berikut:

Lingkarkan pita pengukur di sekeliling perut Anda. Posisi paling baik adalah sejajar bersama dengan pusar.
Sebaiknya tidak melilitkan pita pengukur amat ketat atau amat kendur.
Tarik napas pelan-pelan, sesudah itu buang perlahan.
Ketika mengikis napas, memandang ukuran perut Anda pada pita pengukur.
Apabila angka tunjukkan 90 cm (pria) dan 80 cm (wanita), maka itu artinya lingkar perut Anda normal.

2. Cara Mengukur Lingkar Perut Normal atau Abnormal secara Medis
Selain mengukur secara independen manfaatkan pita pengukur, langkah mengukur lingkar pinggang lainnya yang dapat Anda lakukan adalah bersama dengan manfaatkan fasilitas medis berwujud CT Scan dan MRI.

Kedua metode pencitraan (imaging) selanjutnya pasti akan memberi tambahan hasil yang lebih cermat dalam mengukur lingkar perut ketimbang Anda hanya mengandalkan pita pengukur. Pasalnya, baik CT Scan maupun MRI dapat menyajikan informasi berupa:

Jenis lemak perut
Volume lemak perut
Area perut yang banyak terdapat lemak
Melalui metode-metode tersebut, Anda jadi sadar seberapa banyak volume lemak di dalam perut, pun apakah lemak yang menumpuk di dalam perut tergolong model lemak berbahaya atau tidak. Hal ini pasti saja dapat menunjang Anda dan dokter dalam pilih langkah apa yang wajib dijalankan setelah itu untuk menghilangkan lemak tersebut.

Akan tetapi, menerapkan langkah mengukur lingkar pinggang yang satu ini pasti butuh ongkos yang tidak sedikit. Oleh dikarenakan itu, perihal yang dapat dijalankan terlebih dahulu adalah lakukan metode pengukuran lingkar perut secara independen sesudah itu berkonsultasilah bersama dengan dokter misalnya ternyata Anda punya lingkar pinggang yang melebihi batas normal.

Lakukan Juga Metode Pengukuran Penunjang
Selain mengukur lingkar pinggang, Anda termasuk dianjurkan untuk lakukan metode pengukuran penunjang lainnya seperti pengukuran indeks massa tubuh (IMT).

Hal ini punya tujuan untuk lebih memperjelas standing kesehatan Anda berkenaan bersama dengan takaran lemak, sekaligus sadar tingkat risiko tubuh pada suatu penyakit.

Indeks massa tubuh akan memberi tambahan informasi yang sifatnya lebih universal, yakni apakah berat badan Anda tergolong kurang, normal, atau terlalu berlebih (obesitas).

Lingkar Perut Tidak Normal, Apa Akibatnya?
Memiliki lingkar perut yang melebihi batas normal artinya takaran lemak di perut Anda terbilang banyak. Hal ini pasti saja tidak baik dikarenakan lemak yang menumpuk dapat menyebabkan sejumlah persoalan kesehatan seperti:

Peningkatan takaran kolesterol
Peningkatan takaran trigliserida darah
Peningkatan tekanan darah
Jika berkelanjutan dibiarkan, tubuh Anda terancam mengalami sejumlah model penyakit seperti penyakit tekanan darah tinggi (hipertensi), penyakit jantung, masalah manfaat hati (liver), apalagi penyakit kanker sekalipun.

Bagaimana Cara Mendapatkan dan Menjaga Lingkar Perut Normal?
Mengingat betapa pentingnya untuk punya dan melindungi supaya lingkar pinggang normal, maka sejumlah tips selanjutnya ini sudah harusnya Anda terapkan:

Membatasi makanan tinggi lemak
Banyak konsumsi buah dan sayur-sayuran
Banyak minum air putih
Olahraga secara rutin
Lakukan pengecekan medis secara teratur

Artikel Lainnya : https://penjaskes.co.id/10-teknik-dasar-sepak-bola/

Baca Juga :

This article was written by ebagi