Analisis Titik Impas (Break – Even Point)

Analisis Titik Impas (Break – Even Point)

Pada bebrapa kasus, pengusaha tidak hanya ingin mengetahui berapa keuntungan yang mungkin diperoleh. Pengusaha ingin mengetahui, dalam kondisi seperti apa dia mencapai titik impas. Dalam pengelolaan keuangan, apa yang diinginkan oleh pengusaha tersebut akan dengan mudah terjawab melalui perhitungan titik impas (break – even pint), yaitu kondisi dimana nilai keuntungan bernilai nol. Secara matematis, kondisi impas terjadi ketika nilai pendapatan sama besar dengan nilai biaya.

Keuntungan                = Pendapatan – Biaya, jika nilai keuntungan adalah nol, maka

Pendapatan                 = Total Biaya

(Harga x Kuantitas)    = Biaya Tetap + (Biaya variabel per unit x Kuantitas)

Kuantitas Impas          = Biaya Tetap/ (Harga – Biaya variabel per unit)

Merujuk pada contoh sebelumnya, maka kuantitas yang dibutuhkan agar terjadi kondisi impas dapat dihitung sebagai berikut :

Kuantitas         = 1.250.000 / (15.000-12.000)

                        = 416,6 dibulatkan menjadi 417 unit

Secara grafis, analisis titik impas tersebut dapat dilihat pada gambar di bawah ini :

  1. Penentuan Kelayakan Lanjutan

Dalam lingkungan bisnis dan keuangan, kita percaya adanya nilai waktu uang (time value of money). Berdasarkan konsep tersebut, nilai uang yang kita terima sekarang akan lebih berarti dibandingkan nilai uang yang sama yang akan kita terima periode yang akan datang. Mengapa kondisi tersebut dapat terjadi? Paling tidak terdapat dua hal yang menjelaskan konsep nilai waktu uang. Pertama, adanya infasi yang menyebabkan harga-harga mengalami penurunan nilai secara relatif dari waktu ke waktu. Kedua, adanya biaya kesempatan yang hilang (opportunity cost) apabila kita gagal menerima kas sesegera mungkin.

Terkait dengan analisis kelayakan usaha, konsep nilai waktu uang dapat digunakan, khususnya untuk analisis nilai sekarang bersih (Net Present Value) dan analisis Internal Rate of Return (IRR).

  1. Net Present Value (NPV)

Net Present Value adalah akumulasi nilai sekarang kas masuk dan kas keluar yang dihasilkan oleh investasi. NPV bermanfaat untuk menentukan apakah investasi yang diambil mampu memberikan aliran kas masuk bersih pada investor. Untuk menentukan nilai NPV tersebut, dapat digunakan formula sebagai berikut :

Sumber :

http://dewi_marisa12u.staff.ipb.ac.id/2020/07/05/kelebihan-gbwhatsapp/

This article was written by ebagi