(AKHIR dari SEBUAH PERJALANAN)

(AKHIR dari SEBUAH PERJALANAN)

 (AKHIR dari SEBUAH PERJALANAN)
(AKHIR dari SEBUAH PERJALANAN)

Di suatu Pagi yang segar pada musim semi,
Sebuah perahu pesiar berlabuh di sebuah kota kecil di Mexico,
seorang turis Amerika keluar dari perahu itu dan langsung tertarik dengan
seorang nelayan yang sedang asyik memancing di pinggir pelabuhan yang tenang itu
Lalu dia bertanya tentang berapa lama nelayan itu memancing setiap harinya.
“Tidak terlalu lama”, jawab orang Mexico itu
“Tetapi, kenapa kamu tidak memancing lebih lama lagi sehingga bisa mendapatkan ikan lebih banyak?” tanya Turis Amerika itu.
Orang Mexico itu menjelaskan bahwa tangkapan sejumlah itu sudah cukup untuk kebutuhan dian dan keluarganya.
“Lalu habis itu kamu ngapain?”
“Setelah pagi hari memancing sebentar lalu aku mengantar anak-ku sekolah, bermain bersama anak-anak, bergembira dengan istri di rumah, lalu menikmati sore bersama sahabat, dan mendekatkan diri kepada Tuhan dalam Ibadah rutin hingga malam”
“Hemm…, saya MBA dari Harvard University, aku bisa membantumu! Kamu harus bekerja lebih lama sehingga bisa menjual ikan lebih banyak. Dengan pendapatanmu yang berlebih kamu bisa membeli perahu yang lebih besar.” orang Amerika yang bertubuh jangkung itu memberi nasehat…
“Habis Itu?” tanya orang Mexico
“Dengan perahu besarmu, kamu akan memiliki pendapatan yang dobel dan segera bisa membeli perahu ke dua, ketiga dan seterusnya.
“Habis Itu?”
“Kamu menjadi pengusaha Ikan yang kaya raya, dan mungkin sudah mempunyai sebuah pabrik pengepakan ikan”
Habis Itu?” sang nelayan terus mengejar
“Habis itu kamu bisa menghabiskan waktumu memancing seharian di sebuah pelabuhan yang tenang dan mengantar cucumu sekolah, bergembira bersama keluarga, bahkan menikmati sore hari bersama sahabat dan terus mendekatkan diri kepada Tuhan di masa tuamu”
“Menurutmu kapan aku bisa seperti itu?”
“yahhh, 10-20 tahun dari sekarang?” jawab sang MBA dari Harvard itu mantab
“Hemmm… untuk yang kamu sebutkan tadi AKU BISA MENIKMATINYA HARI INI… kenapa harus menunggu 10-20 tahun lagi…” ujar sang nelayan tak kalah mantabnya sembari asyik memainkan pancingnya.
Demikianlah KI/… kadang kita berlari mengejar kebahagiaan hingga ke ujung dunia
Bahkan ada sebagian kita berlari mengejar harapan yang tak berujung’
Bahkan ada sebagian kita tak tahu mengejar apa
Sementara kebahagiaan itu adalah ketika kita MENIKMATI dan MENSYUKURI apa yang sudah di tangan kita
… jadi silahkan
“make your day”
“celebrate your day”
“menikmati dan mensyukuri semua pencapaian hari ini
Lalu kembali mengejar impianmu dengan tenaga lebih….”

Baca Juga : 

This article was written by ebagi