Penyebab-Penyebab Migrasi

Penyebab-Penyebab Migrasi

Penyebab-Penyebab Migrasi
Penyebab-Penyebab Migrasi

a) Bencana alam 

Kalian tentu sadar bahwa masyarakat Indonesia tinggal di daerah rawan bencana, terutama gempa bumi dan gunung meletus. Di Indonesia, hanya Pulau Kalimantan yang tidak mempunyai ancaman gempa bumi dan gunung meletus. Karena petaka tersebut, sering memaksa penduduk melaksanakan migrasi. Sebagai tumpuan pada ketika Gunung Merapi meletus tahun 2010, banyak warga terpaksa harus berpindah tempat tinggal ke daerah lain lantaran tempat tinggalnya masuk dalam daerah bahaya.

b) Lahan semakin sempit 

Masyarakat petani pedesaan yang lahan pertaniannya semakin sempit, sementara anggota keluarganya banyak, kadang menghadapi duduk kasus ekonomi yang sulit diselesaikan. Untuk mengatasinya, mereka melaksanakan perpindahan ke daerah lain untuk mencari pekerjaan gres atau mencari daerah yang lahan pertaniannya masih luas.

c) Situasi Pertentangan 

Pertentangan mengakibatkan penduduk melaksanakan migrasi ke tempat lain lantaran merasa tidak kondusif dan nyaman di tempat tersebut. Situasi kontradiksi ini biasanya tidak saling menghargai dan mau benar sendiri tidak mau mendengarkan pendapat orang lain. Pertentangan yang melibatkan banyak orang dan mengakibatkan situasi tidak kondusif mendorong orang melaksanakan migrasi ke tempat yang aman. Tentu kalian tidak ingin saling bertentangan bukan? Pertentangan hanya akan mendatangkan masalah, oleh lantaran kita harus selalu terus saling menghormati dengan orang lain.

d) Kondisi alam 

Kondisi alam yang tandus kadang-kadang mendorong penduduk untuk mencari daerah lain yang lebih menguntungkan. Misalnya penduduk di Kabupaten Gunung Kidul Yogyakarta, sebagian daerahnya tersusun atas watu gamping (limestone) yang kurang subur untuk pertanian. Hal inilah yang menjadi salah satu pendorong penduduk daerah tersebut melaksanakan migrasi ke daerah lain mirip Yogyakarta, Jakarta, dan daerah lain di luar Pulau Jawa. Perlu kalian ketahui, berkat ketekunan dan kegigihan di tempat barunya, mereka banyak yang menjadi sukses dengan keadaan kehidupan yang lebih baik dari di tempat asalnya.

 

Baca Artikel Lainnya:

This article was written by ebagi