Dasar-Dasar Organiasasi Perpustakaan

Dasar-Dasar Organiasasi Perpustakaan

Dasar-Dasar Organiasasi Perpustakaan
Dasar-Dasar Organiasasi Perpustakaan

Konsep  Organisasi

Menurut Siagan ( 1994 ), Organisasi adalah setiap usaha dan bentuk persekutuan antara 2 orang atau lebih yang bekerjasama untuk suatu tujuan bersama yang terikat secara formal dalam suatu ikatan hirarki,yang mana selalu terdapat hubungan antara seorang atau sekelompok orang yang disebut bawahan.
Pertama, organisasi sebagai wadah / tempat manajemen dimana kegiatan manajemen dilaksanankan. Kedua, organisasi sebagai fungsi manajemen, yang memberikan tempat manajemen dapat bergerak dalam batas – batas tertentu. Organisasi dalam arti dinamis berarti organisasi itu bergerak mengadakan pembagian kerja.
Pengorganisasian adalah sebagai proses kegiatan penyusunan struktur organisasi sesuai dengan tujuan organisasi, sumber daya yang dimiliki, dan lingkungan yang melingkupinya. Dua aspek proses penyusunan organisasi adalah departementalisasi dan pembagian kerja.
Proses Pembentukan Perpustakaan Sekolah
Berdasarkan UU No. 20 tahun  2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional dan Peraturan Pemerintah Nomor 19 tahun 2005 tentang Standard Nasional Pendidikan pasal 42 yang menyebutkan bahwa sekolah wajib memiliki perpustakaan.Langkah – langkah untuk membentukan perpustakaan sekolah sebagai berikut;

  1. Menetapkan landasan hukum
  2. Menetapkan sumber daya manusia
  3. Menyediakan koleksi
  4. Gedung dan perabot
  5. Menyediakan dan memprogram anggaran

Struktur Organisasi Perpustakaan Sekolah

Perpustakaan sekolah sebagai sumber belajar kedudukannya sejajar dengan sumber belajar lain, seperti laboratorium, ruang keterampilan / kesenian, dan bengkel kerja praktek. Kegiatan – kegiatan dalam konteks perpustakaan dikelompokkan menjadi 2 yaitu, layanan teknis dan layanan pengguna.
Stuktur organisasi perpustakaan sekolah biasa dibuat sendiri dan disesuaikan dengan kondisi sekolah. Perpustakaan sekolah sebagai intergral dari sistem pendidikan sekolah berada dibawah wewenang kepala perpustakaan sekolah dan bertanggung jawab kepada kepala sekolah.

Perpustakaan sekolah adalah unit kerja yang melakukan kegiatan / fungsi pengadaan, pengolahan, penyimpanan, dan pendayagunaan serta pemeliharaan atau pelestarian koleksi buku untuk membantu proses belajar mengajar.

Manajemen Perpustakaan

Masih banyak perpustakaan menggunakan cara administrasi perkantoran biasa / manejemen tradisional, yang memiliki kekurangan dalam mengembangkan beberapa bidang, misalnya layanan. Dalam  pelaksanaannya kegiatan  perpustakaan tumbuh bersama ilmu lain, yaitu ilmu informasi, dokumentasi, dan kearsipan. Secara umum, baik atau buruknya perpustakaan biasanya diukur dari banyaknya koleksi dan ukuran gedung / ruangan.
Sistem manajemen modern mengharuskan setiap unit organisasi harus berorientasi pada hasil, memiliki sumber daya manusia profesional, dan memanfaatkan teknologi informasi. Secara definisi, pengertian manajemen menurut Kamus Bahasa Indonesia, ( 1991: 1 ) “manajemen sebagai sumber daya efektif untuk mencapai sasaran”. Kegiatan seorang manajer, apa pun yang dilaksanakan adalah untuk mencapai suatu tujuan ( badan instansi, organisasi, lembaga, termasuk lembaga perpustakaan ).
Baca Artikel Lainnya:

This article was written by ebagi