Beras dan Cabe Komoditas Penyumbang Inflasi Tertinggi

Beras dan Cabe Komoditas Penyumbang Inflasi Tertinggi

Beras dan Cabe Komoditas Penyumbang Inflasi Tertinggi
Beras dan Cabe Komoditas Penyumbang Inflasi Tertinggi

BANDUNG– Selama tiga tahun terakhir, penyumbang inflasi

terbesar di Jabar ataupun nasional adalah komoditas beras dan cabe. Fluktuasi harga keduanya sangat berpengaruh terhadap naik dan turunnya inflasi.

Kepala Bank Indonesia (BI) Jawa Barat (Jabar), Wiwiek Sisto Widayat mengatakan seharusnya beras tidak menjadi penyumbang inflasi di Jabar karena sebenarnya produksi beras di Jabar mengalami surplus setiap tahunnya. Kecuali dengan cabe yang produksinya sangat bergantung pada kondisi cuaca.

“Beras kita banyak dijual keluar Jabar, sehingga saat kita butuh

, ternyata kurang, padahal surplus produksinya,” kata dia di Gedung Sate, Senin (30/10).

Selain memberikan andil inflasi, cabe juga terkadang mendorong deflasi bersama dengan bensin. Sepanjang 2017, hingga bulan September, inflasi Jabar berada diatas nasional yakni 3,87 persen, dimana nasional hanya 3,66 persen (yoy). Sehingga ia meminta kepada gubernur dan kepala daerah untuk mencermati inflasi ini agar sesuai target, yakni dibawah 4 persen.

Gubernur Jabar, Ahmad Heryawan menegaskan inflasi terjadi

jika ada ketidakseimbangan antara supply dan demand. Untuk menjaga hal itu diperlukan kelancaran distribusi dan produksi pertanian.

“Beras ini kan surplus, tapi piknik dulu, mampir dulu ke Jakarta, baru kembali lagi ke Jabar. Misalnya beras Karawang sebelum dibeli Tasik harus ke Jakarta dulu, kenapa tidak langsung saja ke Karawang, kan bisa lebih murah, ini yang harus dipecahkan akar masalahnya,” tegasnya. jo

 

Sumber :

http://riskyeka.web.ugm.ac.id/makalah-jaringan-tumbuhan/

 

This article was written by ebagi